Pelabuhan Legon Bajak Karimunjawa






















Ada rasa malas dan heran pagi ini, ketika mengetahui kabar bahwa  dermaga yang biasa digunakan untuk bersandarnya kapal Exspress Bahari mengalami kerusakan, dan mesti dipindahkan ke dermaga yang lokasinya berjarak kurang lebih 19 KM.  Sudah terbayang perjalanan untuk menuju ke dermaga tersebut, bersepeda motor dengan cuaca yang sangat terik menyusuri sepanjang garis pantai Karimunjawa.



Berbarengan dengan mobil dan sepeda motor lainnya mulailah saya mengendarai motor dengan berbocengan bergerak melewati jalanan aspal yang tidak begitu lebar, melewati bentang alam Karimunjawa yang berbukit dengan tanjakan dan turunan yang tidak membahayakan. Semuanya menuju ke suatu titik yang sama,  yaitu Legon Bajak dimana dermaga itu berada.  Jadwal pemberangkatan  kapal ditiket tertulis Jam 12.00 WIB,  butuh sekitar waktu setengah jam untuk menempuhnya dengan kecepatan sedang.  Maka pilihan keluar rumah jam 10.30 WIB adalah putusan yang bijak.



Panasnya terik mentari saat musim peralihan saat ini menjadi lebih terasa, ruang tunggu di dermaga terasa pengap, banyak para wisatawan berinisiatif  untuk mencari tempat yang lebih menyejukan. Terlihat disebelah utara Kantor Pelabuhan sebuah warung makan yang rame sekali, sampai-sampai si ibu pemilik warung harus pontang-panting sendirian melayani pembeli yang melebihi perkiraan pada hari-hari biasanya. Dari omongan ringan para pembeli warung tersebut dapat kuketahui bahwa mereka sebagian besar merasa ‘tersiksa’ dengan adanya pemindahan dermaga ini.  


Walaupun bagaimanapun perjalanan pulang untuk bertemu keluarga jauh lebih menyenangkan, tak sebanding dengan panasnya terik Karimunjawa disiang ini.  

0 Response to "Pelabuhan Legon Bajak Karimunjawa "

Post a Comment